Jika berbicara mengenai Ayam jago, Ayam laga, Ayam petarung, Ayam bangkok, Ayam Aduan terutama bagi para penghobi Ayam, satu hari s...
Jika
berbicara mengenai Ayam jago, Ayam laga, Ayam petarung, Ayam bangkok, Ayam Aduan terutama bagi para penghobi Ayam, satu
hari satu malam tak akan pernah cukup untuk membahasnya. Mulai dari
jenis ayam aduan, pola tarung ayam aduan, kekalahan, kemenangan, sedih,
bangga, hingga bertukar pendapat mengenai ayam terbaik versi
masing-masing. Ayam Aduan adalah salah satu hobi favorit dengan peminat
bukan hanya dari orang tua, jejaka, tetapi juga remaja dan anak-anak.
Ayam aduan menjangkau semua hampir semua kalangan masyarakat.
Hobi
akan ayam aduan sudah ada sejak zaman dulu, bahkan dibeberapa daerah di
Indonesia ayam aduan sudah menjadi tradisi turun temurun yang
dilestarikan hingga saat ini. Tradisi ayam aduan pada dasarnya adalah
sebagai pengikat persaudaraan satu sama lain, sebagai media dan ajang
untuk bertemu, bersilaturrahmi satu sama lain. Hingga saat ini penghobi
ayam aduan tidak pernah surut meskipun zaman semakin modern, hobi yang
satu ini tetap bertahan. Bahkan penggemar ayam aduan semakin hari
semakin bertambah.
Meskipun
di Indonesia adu ayam bukanlah hal yang legal, tidak seperti di negara
Thailand. Namun ilegalitas bukanlah menjadi suatu kendala yang berarti
bagi para penghobi ayam aduan di Indonesia. Maka jangan heran jika
sering ada berita di koran-koran ataupun di televisi tentang grebekan
adu ayam. Di Negara Thailand Ayam aduan adalah sesuatu yang di legalkan,
bahkan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah. Adu ayam menjadi salah
satu sumber utama penghasilan Negara Thailand. Sangat berlawanan dengan
di Indonesia yang mayoritas penduduknya adalah muslim.
Hal
yang membuat Dunia Ayam Aduan di Indonesia dipandang negatif adalah
Perjudian, seperti yang kita ketahui Judi memang sangat berpengaruh
buruk pada kehidupan. Bukan saja bisa membuat orang menghabiskan harta
bendanya untuk berjudi, tapi juga dapat membuat orang tersebut mengalami
depresi dan jatuh dalam minuman keras dan obat-obatan terlarang. Hal
ini terutama terjadi pada mereka yang menyukai judi di usia muda. Remaja
yang berjudi biasanya mereka berjudi karena alasan sosial, misalnya
karena ajakan teman-temannya, dan bukan bertujuan untuk memenangkan uang
di meja judi. Sehingga mereka juga jarang memenangkan atau menghabiskan
uang dalam jumlah besar. Remaja yang berjudi (berusia di bawah 18
tahun), juga jarang berjudi setiap hari atau setiap minggu. Tapi dengan
berjudi itu, mereka jatuh ke perilaku yang lebih buruk lagi.
Setiap
hal selalu ada dua sisi, baik dan buruk, hitam dan putih, positif dan
negatif. Soal Ayam Aduan, semua tergantung pada diri kita masing-masing.
Seperti judul Artikel ini, Tradisi, Hobi, Silaturrahmi, Jadikan hobimu
sebagai sarana untuk mencari kawan. Seperti kata pepatah "jadikanlah
hobimu sebagai pengikat tali persaudaraan".
Sekian, terimakasih, salam guyub
